Pages

Selasa, 25 April 2017

Analisis PT. SINAR SOSRO


ANALISA PT. SINAR SOSRO.

Untuk dapat melihat makalah dan presentasi nya bisa dilihat di file dibawah ini :


Senin, 19 Desember 2016

3D Teknologi

Teknologi 3 Dimensi
Dalam definisi seluas-luasnya , " 3D " akan menggambarkan setiap objek yang terjadi pada sistem tiga - sumbu koordinat Cartesian . Jika itu terdengar tad teknis , jangan takut -kita jelas itu segera.Sebuah sistem koordinat Cartesian pada dasarnya adalah cara mewah menggambarkan X dan Y sumbu kita semua akrab dengan geometri dari SMA (berpikir kertas grafik ) .
Kau ingat membuat grafik kecil dan grafik dengan sumbu X menjadi horisontal , dan sumbu Y yang vertikal , kan? Hal-hal yang sangat banyak yang sama dalam dunia 3D , dengan satu pengecualian - ada sumbu ketiga : Z , yang mewakili kedalaman .
Jadi menurut definisi , setiap objek yang dapat direpresentasikan pada sistem tiga - sumbu 3D . Ini bukan keseluruhan cerita , tentu saja.

3D Sehubungan dengan Grafik Komputer :
Kemungkinan Anda membaca ini karena Anda memiliki setidaknya minat yang lewat di " 3D " seperti itu disebut dalam industri komputer grafis , yang meliputi film, televisi , iklan, rekayasa , dan pengembangan video game .

Data Mining

Definisi Data Mining
Ekstraksi informasi atau pola yang penting atau menarik dari data yang ada di database yang besar. Dalam jurnal ilmiah, data mining juga dikenal dengan nama Knowledge Discovery in Databases (KDD).
Data mining dapat didefinisikan juga sebagai satu set teknik yang digunakan secara otomatis untuk mengeksplorasi secara menyeluruh dan membawa ke permukaan relasi-relasi yang kompleks pada set data yang sangat besar. 
Set data yang dimaksud di sini adalah set data yang berbentuk tabulasi, seperti yang banyak diimplementasikan dalam teknologi manajemen basis data relasional. Akan tetapi, teknik-teknik data mining dapat juga diaplikasikan pada representasi data yang lain, seperti domain data spatial, berbasis text, dan multimedia (citra).

Internet Of Things

Pengertian Internet Of Things (IOT)
Internet Of Things (IOT) - Sebuah Teknologi yang memungkinkan adanya pengendalian, komunikasi, kerjasama dengan berbagai perangkat keras, berbagi data, memvitualisasikan segala hal nyata ke dalam bentuk internet, dan lain-lain melalui jaringan internet, disebut juga Machine To Mesin (M2M) menurut Ashton, 2009.

Dan sederhananya konsep IOT ini bertujuan untuk menghubungkan perangkat apapun untuk menjadi satu fungsi kegunaan dan masing-masing perangkat tersebut memiliki kontribusi yang sama sehingga saling keterkaitan satu sama lain.
Termasuk kulkas, televisi, mesin cuci, lampu, pintu, smartphone, mobil, dan masih banyak lagi perangkat-perangkat yang bisa dihubungkan, dan selain peralatan sehari-hari, IOT dapat menghubungkan komponen mesin-mesin seperti bor minyak dalam pertambangan, security dibidang pertahanan, dan pada dasarnya peralatan tersebut mempunyai inti operasi dasar seperti saklar pada lampu atau bilangan biner yang mempunyai on dan off yang berarti 1 dan 0, peralatan maupun mesin dalam IOT tersebut mempunyai kesempatan yang besar untuk digunakan dalam ranah Internet Of Things kedepannya.

Selasa, 08 November 2016

Komputasi Awan(Cloud Computing)

Definisi Komputasi Awan(Cloud Computing)
Secara kata bila diterjemahkan kedalam Bahasa Indonesia dapat berbunyi “Komputasi Awan”,adalah gabungan pemanfaatan teknologi komputer (‘komputasi’) dan pengembangan berbasis Internet (‘awan’). Cloud computing adalah sebuah konsep pemahaman dalam rangka pembuatan kerangka kerja komputasi secara online lokal (LAN) maupun global (internet) dimana terdapat beragam aplikasi maupun data dan media penyimpanan yang dapat diakses dan digunakan secara berbagi (shared service) dan bersamaan (simultaneous access) oleh para pengguna yang beragam – mulai dari perseorangan sampai kepada kelas pengguna korporasi atau perusahaan.
Sejarah Komputasi Awan(Cloud Computing)
Cloud computing sendiri dimulai ketika pada tahun 1960 seorang ilmuwan komputer John McCarthy menulis sebuah artikel berjudul “computation may someday be organized as a public utility.” Dan pada awal tahun 1990-an, muncul sebuah ide bahwa nantinya konsep komputer itu menjadi grid computing, maksudnya adalah bahwa komputer itu akan menjadi seperti listrik, dimana itu merupakan suatu kebutuhan, dan masyarakat bisa mengakses komputer seperti kita berlangganan listrik dari PLN. Ya, akses komputer akan menjadi fasilitas yang disediakan untuk publik.
Cloud computing dipicu pertama kali ketika menculnya konsep Web 2.0, dimana user bisa saling berinteraksi. Ya, hal ini memungkinkan karena bandwith yang bisa digunakan oleh masyarakat sudah semakin besar. Dan hal ini menjadi sebuah peluang oleh developer untuk membuat suatu sistem komputasi yang terdistribusi secara masal.